PERPISAHAN
Kini tiba waktunya tuk berucap
Sebuah kata yang tak mudah tuk diucapkan
Sebuah kata yg ku sendiri tak sanggup utk mengatakannya
Aku benci untuk berkata
Aku harus pergi darimu Cinta……
Haruskah aku mengatakannya padamu ?
Haruskah aku meninggalkanmu ?
Aku tak sanggup tuk memikirkannya……………..
Aku tak sanggup tuk mengatakannya……………
Hanya air mata yang menjadi jawabannya
Baru setitik kebahagiaan aku bisa berjumpa denganmu
Yang selalu kunantikan dalam hidupku
Yang selalu hadir di mimpi-mimpiku
Dan aku harus secepat itu meninggalkanmu ………. ?
Cinta maafkan aku……
Aku berat utk meninggalkanmu
Kaulah cahaya hidupku
Dan aku harus berjalan di kesunyian tanpamu lagi disisiku……
Cinta maafkan aku…..
Aku lakukan ini tuk kebaikan kita
Untuk kebaikan kita semuanya.....
Teramat berat hal ini untukku
Walaupun hancur hatiku karenanya
Namun aku harus tetap berkata padamu
Ini saatnya untuk berpisah.
PUING – PUING HATIKU
Hatiku bagaikan kapal yang karam
Tadi malam ada badai dahsyat menerpanya
Begitu dahsyatnya hingga ku tak sanggup tuk menghadapinya
Begitu besarnya ombak itu datang
Menghancurkan semua yg telah kubangun bersamamu selama ini
Tiang kapalku patah, kapalku hancur berkeping-keping.....
Dan akhirnya tenggelam ke dasar samudra
Begitu berat kerusakan yang kuderita saat ini
Hatiku hancur berkeping-keping
Menjadi serpihan kecil-kecil
Yang kan tersapu ombak di lautan
Kapal itu kini telah karam
Di dasar lautan dan tak seorangpun kan menemukannya
SEBUAH DOA
Ya Tuhan………….. terima kasih kau berikan hamba sebuah kekuatan
Kau berikan hamba sebuah keberanian
Untuk berkata tentang sesuatu yang benar
Meskipun itu terasa berat
Meskipun itu terasa pahit
Meskipun itu telah membuat hati hamba hancur berkeping-keping
Tuhan aku memohon padamu
Berikan kami kekuatan
Berikan kami kebaikan
Berikan kami kebahagiaan
Karena manusia hanya menjalani
Apa yg sudah menjadi ketetapanMu
Hamba inginkan kebahagiaan tuk orang yang hamba cintai
Karena cinta adalah
Kebahagiaan saat melihat orang yang kita cintai berbahagia
Hamba mohon
Berikan kebaikan dan kebahagiaan untuk keluarga hamba
Berikan kebaikan dan kebahagiaan tuk keluarga orang yang hamba cintai
Itu saja Tuhan……
Hamba mohon Engkau sudi tuk mengabulkannya
Tuk orang-orang yang hamba sayangi…..
(DOA HAFIZAH UNTUK GEDE SETELAH MEREKA BERPISAH)
Banyuwangi, 11 November 2009
Kamis, 26 November 2009
Kumpulan Puisi (3)
PERTEMUAN
Lama sudah kutunggu saat ini
Tuk bertemu Pujaan Hati
Tak sabar ku menanti saat ini
Lamanya waktu berputar
Sehari bagaikan setahun
Setahun bagaikan seabad
Dunia bagaikan berputar tak tentu arah
Gelisah………
Rasa hatiku gelisah………….
Rasa rindu tak tertahan lagi
Belum pernah kurasakan perasaan seperti ini
17 tahun lamanya
Kutunggu pertemuan ini
Hatiku gundah……
Gelisah
Cemas
Duniaku terasa tak menentu
Ingin segera bertemu sang Cinta
Ku ingin ini segera berakhir
Agar segera kutemui kembali
Kedamaian jiwaku bersamamu
My soulmate
(Banyuwangi, 1 November 2009 j.08.00 WIB)
SOULMATE
Ketika pertemuan itu benar-benar tiba
Kutahu siapa engkau sebenarnya
Yang selama ini hanya ada dalam khayalku
Yang selalu muncul dalam bayangku
Rasa bahagia memancar dari diriku
Senyum bahagia selalu tersungging dari bibirku
Kedamaian kurasakan di hatiku
Kurasakan kebahagiaan tiada terperi
Sekian lama kumenunggumu
Hingga akhirnya kutemukan dirimu
Dalam lelah dan putus asa yang mendera
My soulmate
Pujaan hatiku
Tak ada yg mengerti aku sepertimu
Tak ada yg membahagiakan aku seperti dirimu
Kaulah yang selama ini kutunggu
Dalam sepinya hari-hariku
Dalam sunyinya penantianku
Aku tak ingin semua ini berakhir
Karena jiwaku bahagia bersama jiwamu…
(Banyuwangi, 1 November 2009 j.08.30 WIB)
Lama sudah kutunggu saat ini
Tuk bertemu Pujaan Hati
Tak sabar ku menanti saat ini
Lamanya waktu berputar
Sehari bagaikan setahun
Setahun bagaikan seabad
Dunia bagaikan berputar tak tentu arah
Gelisah………
Rasa hatiku gelisah………….
Rasa rindu tak tertahan lagi
Belum pernah kurasakan perasaan seperti ini
17 tahun lamanya
Kutunggu pertemuan ini
Hatiku gundah……
Gelisah
Cemas
Duniaku terasa tak menentu
Ingin segera bertemu sang Cinta
Ku ingin ini segera berakhir
Agar segera kutemui kembali
Kedamaian jiwaku bersamamu
My soulmate
(Banyuwangi, 1 November 2009 j.08.00 WIB)
SOULMATE
Ketika pertemuan itu benar-benar tiba
Kutahu siapa engkau sebenarnya
Yang selama ini hanya ada dalam khayalku
Yang selalu muncul dalam bayangku
Rasa bahagia memancar dari diriku
Senyum bahagia selalu tersungging dari bibirku
Kedamaian kurasakan di hatiku
Kurasakan kebahagiaan tiada terperi
Sekian lama kumenunggumu
Hingga akhirnya kutemukan dirimu
Dalam lelah dan putus asa yang mendera
My soulmate
Pujaan hatiku
Tak ada yg mengerti aku sepertimu
Tak ada yg membahagiakan aku seperti dirimu
Kaulah yang selama ini kutunggu
Dalam sepinya hari-hariku
Dalam sunyinya penantianku
Aku tak ingin semua ini berakhir
Karena jiwaku bahagia bersama jiwamu…
(Banyuwangi, 1 November 2009 j.08.30 WIB)
Selasa, 13 Oktober 2009
RAHASIA SENYUM HAFIZAH
Kenapa senyumku tak bisa mengembang sempurna
Lesung pipitku hanya mengembang di satu sisi saja ?
Ternyata…..
Senyumku hanya bisa mengembang sempurna
Kedua lesung pipit itu baru akan kelihatan keduanya
Hanya bila
Aku menemukan kebahagiaan sejati
Senyumku hanya akan mengembang sempurna
Bila kurasakan kebahagiaan tak terperi
Dan itu hanya akan terjadi
Bila ada kau di sisiku
Kehadiranmu dan cinta tulusmu
Yang akan mengembangkan senyum bahagiaku
Sayangku…
Jangan kau pergi dariku
Sebuah lesung pipitku kan menghilang
Bila kau pergi dariku…….
Banyuwangi, 12 Oktober 2009
Dalam rangka penantian terhadap belahan jiwa sejatiku…………………. MY SOULMATE
Lesung pipitku hanya mengembang di satu sisi saja ?
Ternyata…..
Senyumku hanya bisa mengembang sempurna
Kedua lesung pipit itu baru akan kelihatan keduanya
Hanya bila
Aku menemukan kebahagiaan sejati
Senyumku hanya akan mengembang sempurna
Bila kurasakan kebahagiaan tak terperi
Dan itu hanya akan terjadi
Bila ada kau di sisiku
Kehadiranmu dan cinta tulusmu
Yang akan mengembangkan senyum bahagiaku
Sayangku…
Jangan kau pergi dariku
Sebuah lesung pipitku kan menghilang
Bila kau pergi dariku…….
Banyuwangi, 12 Oktober 2009
Dalam rangka penantian terhadap belahan jiwa sejatiku…………………. MY SOULMATE
Kamis, 08 Oktober 2009
Kumpulan Puisi (2)
KEHADIRANMU
Saat kau hadir di jiwaku
Hidup terasa lebih bermakna
Hidup terasa lebih indah
Dapat kurasakan berwarnanya duniaku
Yang selama ini hampa
Hitam putih tiada makna
Saat kau hadir di mimpiku
Betapa hidupku lebih berarti
Seseorang mengharapkan diriku
Seseorang mendambakan hadirku
Dalam setiap detik di hidupnya
Cinta tetaplah kau di situ
Jangan kau pergi dariku
Jiwaku kan kering tanpamu
Bagai bunga di padang gersang
Kehadiranmu sangat berarti bagiku..
Banyuwangi, 11 Oktober 2009
LUKISAN JIWA
Hatiku bagaikan sekuntum bunga di padang gersang
Lama merindukan datangnya setetes hujan
Tak seekor kupu2 yang sudi menghampirinya
Tiba2 bunga itu berseri kembali
Mekar kembal i dengan indahnya
Hujan datang dengan lebatnya
Padang gersang berubah jadi padang rumput yang indah
Hamparan rumput menghijau sejauh mata memandang
Kupu2 datang menghampiri bunga itu
Indah berwarna seluruh semesta
Aku tak ingin semua itu berubah
Ku ingin selamanya kan begitu
Hingga akhir waktu
Banyuwangi, 11 Oktober 2009
Saat kau hadir di jiwaku
Hidup terasa lebih bermakna
Hidup terasa lebih indah
Dapat kurasakan berwarnanya duniaku
Yang selama ini hampa
Hitam putih tiada makna
Saat kau hadir di mimpiku
Betapa hidupku lebih berarti
Seseorang mengharapkan diriku
Seseorang mendambakan hadirku
Dalam setiap detik di hidupnya
Cinta tetaplah kau di situ
Jangan kau pergi dariku
Jiwaku kan kering tanpamu
Bagai bunga di padang gersang
Kehadiranmu sangat berarti bagiku..
Banyuwangi, 11 Oktober 2009
LUKISAN JIWA
Hatiku bagaikan sekuntum bunga di padang gersang
Lama merindukan datangnya setetes hujan
Tak seekor kupu2 yang sudi menghampirinya
Tiba2 bunga itu berseri kembali
Mekar kembal i dengan indahnya
Hujan datang dengan lebatnya
Padang gersang berubah jadi padang rumput yang indah
Hamparan rumput menghijau sejauh mata memandang
Kupu2 datang menghampiri bunga itu
Indah berwarna seluruh semesta
Aku tak ingin semua itu berubah
Ku ingin selamanya kan begitu
Hingga akhir waktu
Banyuwangi, 11 Oktober 2009
Kumpulan Puisi (1)
CINTA KITA
Cinta kita
Bagaikan embun dan mentari pagi
Bagaikan langit malam dan bintang gemintangnya
Kurasakan damai dalam jiwa
Saat kuhirup deruan nafasmu
Rasa bahagia kureguk
Yang tiada akan pernah bertepi
Banyuwangi, 2 Oktober 2009
TAMAN HATIKU
Di taman hatiku
Tumbuh serumpun bunga mawar merah
Telah lama bunga itu berkuncup
Mendamba sinar mentari pagi
Mendamba sejuknya embun yang menetes di ujung dahan
Mendamba datangnya sang kumbang
Yang kan mengisap putik sarinya
Kan kujaga bunga itu selalu berseri
Kan kujaga bunga itu selalu mekar di hatiku
Tak kan kubiarkan siapapun memetik
Dan kemudian mencampakkannya
Bungaku kan mekar dan berseri
Sepanjang hari
Sepanjang waktu
Muncar, 3 Oktober 2009
HAFIZAH
Seorang gadis manis berkerudung putih
Dia tersenyum padaku
Sitti Nurul Hafizah namanya
Senyumnya sungguh memikat hati
Di hatinya tersimpan sebuah rasa
Rasa yang teramat sulit diungkap
Hari ini gadis itu masih tersenyum
Hatinya lembut bagaikan segumpal awan nan putih
Penuh kelembutan dan cinta kasih
Ingin selalu mengerti dan memahami
Tiap perasaan yang terpendam di hati
Senang ataupun sedih
Kan selalu dimengerti olehnya
Oh Hafizah……..
Betapa diriku mendamba dirimu
Mengapa kau begitu jauh
Andai saat ini kau ada di sini
Kan kuberikan segenap sayangku
Hanya untukmu
Muncar, 3 Oktober 2009
PUJAAN HATIKU
Seseorang di seberang sana menanti diriku
Dalam kerinduan yang dalam
Raut wajahnya selalu terbayang dalam mimpiku
Dirimu adalah muara sejuta ilham
Yang selalu menggelora tiada bertepi
Pujaan hatiku……
Bilakah kita kan bertemu
Tak kuasa hati ini menahan rindu
Semoga Sang Waktu kan cepat bergulir
Menantikan detik-detik pertemuan kita
Pujaan hatiku……
Jangan pernah kau pergi dariku
Diriku mendamba kasihmu
Dalam kebahagiaan yang tiada terperi
Jangan kau tinggalkan diriku
Ku terlanjur merasakan
Damai dalam cintamu
Muncar, 3 Oktober 2009
Cinta kita
Bagaikan embun dan mentari pagi
Bagaikan langit malam dan bintang gemintangnya
Kurasakan damai dalam jiwa
Saat kuhirup deruan nafasmu
Rasa bahagia kureguk
Yang tiada akan pernah bertepi
Banyuwangi, 2 Oktober 2009
TAMAN HATIKU
Di taman hatiku
Tumbuh serumpun bunga mawar merah
Telah lama bunga itu berkuncup
Mendamba sinar mentari pagi
Mendamba sejuknya embun yang menetes di ujung dahan
Mendamba datangnya sang kumbang
Yang kan mengisap putik sarinya
Kan kujaga bunga itu selalu berseri
Kan kujaga bunga itu selalu mekar di hatiku
Tak kan kubiarkan siapapun memetik
Dan kemudian mencampakkannya
Bungaku kan mekar dan berseri
Sepanjang hari
Sepanjang waktu
Muncar, 3 Oktober 2009
HAFIZAH
Seorang gadis manis berkerudung putih
Dia tersenyum padaku
Sitti Nurul Hafizah namanya
Senyumnya sungguh memikat hati
Di hatinya tersimpan sebuah rasa
Rasa yang teramat sulit diungkap
Hari ini gadis itu masih tersenyum
Hatinya lembut bagaikan segumpal awan nan putih
Penuh kelembutan dan cinta kasih
Ingin selalu mengerti dan memahami
Tiap perasaan yang terpendam di hati
Senang ataupun sedih
Kan selalu dimengerti olehnya
Oh Hafizah……..
Betapa diriku mendamba dirimu
Mengapa kau begitu jauh
Andai saat ini kau ada di sini
Kan kuberikan segenap sayangku
Hanya untukmu
Muncar, 3 Oktober 2009
PUJAAN HATIKU
Seseorang di seberang sana menanti diriku
Dalam kerinduan yang dalam
Raut wajahnya selalu terbayang dalam mimpiku
Dirimu adalah muara sejuta ilham
Yang selalu menggelora tiada bertepi
Pujaan hatiku……
Bilakah kita kan bertemu
Tak kuasa hati ini menahan rindu
Semoga Sang Waktu kan cepat bergulir
Menantikan detik-detik pertemuan kita
Pujaan hatiku……
Jangan pernah kau pergi dariku
Diriku mendamba kasihmu
Dalam kebahagiaan yang tiada terperi
Jangan kau tinggalkan diriku
Ku terlanjur merasakan
Damai dalam cintamu
Muncar, 3 Oktober 2009
Selasa, 18 Agustus 2009
GARAM DAN TELAGA
Dahulu kala, hiduplah seorang tua yang bijaksana. Tidak ada yang tahu nama yang sebenarnya. Semua memanggilnya dengan Pak Tua Bijak. Pada suatu hari, datanglah seorang pemuda menemui Pak Tua Bijak. Pemuda itu kemudian menceritakan semua masalahnya. Pak Tua Bijak mendengar semua keluhan pemuda itu.
Setelah pemuda itu selesai mencurahkan isi hatinya, Pak Tua Bijak mengambil segenggam garam. Di depan si pemuda, Pak Tua menuang garam itu ke dalam segelas air. Setelah diaduk, ia memberikan gelas air itu kepada si pemuda. “Coba diminum! Dan bagaimana rasanya ?” kata Pak Tua. “Asin, asin sekali!” kata si pemuda setelah meminum air bercampur garam itu.
Pak Tua Bijak tersenyum sedikit. Lalu ia mengajak tamunya berjalan ke tepi sebuah telaga yang jernih. Pak Tua Bijak mengambil segenggam garam dan menaburkannya ke dalam air telaga. Dengan sepotong kayu dia mengaduk-aduk air telaga. “Coba ambil air dari telaga ini dan minumlah! Katanya. Saat pemuda itu selesai meminum air telaga, Pak Tua bertanya lagi, “Bagaimana rasanya ?” “Segar, “ sahut pemuda itu. “Apakah kamu merasakan garam di dalam air telaga ini ?” tanya Pak Tua Bijak lagi. ”Tidak!” jawab pemuda itu. Pak Tua lalu mengajak pemuda itu duduk berhadapan di tepi telaga itu.
“Anak muda,” kata Pak Tua Bjak memulai percakapan mereka. “Pahitnya kehidupan ini sama seperti segenggam garam tadi. Kepahitan yang kita rasakan itu sangat bergantung pada wadah untuk menampungnya. Jika kita menampungnya dengan gelas, kepahitan itu akan terasa sangat pahit. Sebaliknya jika kita menampungnya dengan telaga, kepahitan itu tidak akan terasa.” Pak Tua melanjutkan katanya-katanya, “Wadah untuk menampung kepahitan kehidupan ini adalah hati kita. Karena itu, saat kamu menghadapi kegagalan dalam hidup, luaskanlah hatimu untuk menampung semua kegagalan itu.”
Setelah mendengar nasihat Pak Tua, pemuda itu pun pulang dengan lega. Pak Tua menyimpan segenggam garam lagi untuk orang lain yang akan datang membawa keresahannya.
(Sumber : Majalah Bobo, Thn XXXVI, 14 Agustus 2008, halaman 2)
Setelah pemuda itu selesai mencurahkan isi hatinya, Pak Tua Bijak mengambil segenggam garam. Di depan si pemuda, Pak Tua menuang garam itu ke dalam segelas air. Setelah diaduk, ia memberikan gelas air itu kepada si pemuda. “Coba diminum! Dan bagaimana rasanya ?” kata Pak Tua. “Asin, asin sekali!” kata si pemuda setelah meminum air bercampur garam itu.
Pak Tua Bijak tersenyum sedikit. Lalu ia mengajak tamunya berjalan ke tepi sebuah telaga yang jernih. Pak Tua Bijak mengambil segenggam garam dan menaburkannya ke dalam air telaga. Dengan sepotong kayu dia mengaduk-aduk air telaga. “Coba ambil air dari telaga ini dan minumlah! Katanya. Saat pemuda itu selesai meminum air telaga, Pak Tua bertanya lagi, “Bagaimana rasanya ?” “Segar, “ sahut pemuda itu. “Apakah kamu merasakan garam di dalam air telaga ini ?” tanya Pak Tua Bijak lagi. ”Tidak!” jawab pemuda itu. Pak Tua lalu mengajak pemuda itu duduk berhadapan di tepi telaga itu.
“Anak muda,” kata Pak Tua Bjak memulai percakapan mereka. “Pahitnya kehidupan ini sama seperti segenggam garam tadi. Kepahitan yang kita rasakan itu sangat bergantung pada wadah untuk menampungnya. Jika kita menampungnya dengan gelas, kepahitan itu akan terasa sangat pahit. Sebaliknya jika kita menampungnya dengan telaga, kepahitan itu tidak akan terasa.” Pak Tua melanjutkan katanya-katanya, “Wadah untuk menampung kepahitan kehidupan ini adalah hati kita. Karena itu, saat kamu menghadapi kegagalan dalam hidup, luaskanlah hatimu untuk menampung semua kegagalan itu.”
Setelah mendengar nasihat Pak Tua, pemuda itu pun pulang dengan lega. Pak Tua menyimpan segenggam garam lagi untuk orang lain yang akan datang membawa keresahannya.
(Sumber : Majalah Bobo, Thn XXXVI, 14 Agustus 2008, halaman 2)
Jumat, 14 Agustus 2009
Lyric lagu yang memberi motivasi
You Raise Me up (Josh Groban)
When i am down and all my souls surround me,
and troubles come and my heart burden me,
and i am still am waiting here in the silence,
until you come and sit awhile with me
you raise me up so i can stand on mountains,
you raise me up to walk on stormy seas,
i am strong when i am on your shoulders,
you raise me up to more than i can be
(Instrumental Music)
you raise me up so i can stand on mountains,
you raise me up to walk on stormy seas,
i am strong when i am on your shoulders,
you raise me up to more than i can be
(music dies then)
you raise me up so i can stand on mountains,
you raise me up to walk on stormy seas,
i am strong when i am on your shoulders,
you raise me up to more than i can be
you raise me up so i can stand on mountains,
you raise me up to walk on stormy seas,
i am strong when i am on your shoulders,
you raise me up to more than i can be
you raise me up to more than i can be
==================================================
Jangan Menyerah (D'Masiv)
tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi
kita pasti pernah
dapatkan cobaan yang berat
seakan hidup ini
tak ada artinya lagi
reff1:
syukuri apa yang ada
hidup adalah anugerah
tetap jalani hidup ini
melakukan yang terbaik
tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi
repeat reff1
reff2:
Tuhan pasti kan menunjukkan
kebesaran dan kuasanya
bagi hambanya yang sabar
dan tak kenal putus asa
Sumber : http://www.stafaband.info/lirik
When i am down and all my souls surround me,
and troubles come and my heart burden me,
and i am still am waiting here in the silence,
until you come and sit awhile with me
you raise me up so i can stand on mountains,
you raise me up to walk on stormy seas,
i am strong when i am on your shoulders,
you raise me up to more than i can be
(Instrumental Music)
you raise me up so i can stand on mountains,
you raise me up to walk on stormy seas,
i am strong when i am on your shoulders,
you raise me up to more than i can be
(music dies then)
you raise me up so i can stand on mountains,
you raise me up to walk on stormy seas,
i am strong when i am on your shoulders,
you raise me up to more than i can be
you raise me up so i can stand on mountains,
you raise me up to walk on stormy seas,
i am strong when i am on your shoulders,
you raise me up to more than i can be
you raise me up to more than i can be
==================================================
Jangan Menyerah (D'Masiv)
tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi
kita pasti pernah
dapatkan cobaan yang berat
seakan hidup ini
tak ada artinya lagi
reff1:
syukuri apa yang ada
hidup adalah anugerah
tetap jalani hidup ini
melakukan yang terbaik
tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi
repeat reff1
reff2:
Tuhan pasti kan menunjukkan
kebesaran dan kuasanya
bagi hambanya yang sabar
dan tak kenal putus asa
Sumber : http://www.stafaband.info/lirik
Langgan:
Entri (Atom)

